Jamaluudin Berani Menyakinkan, teman kepsek Juga Bukannya Iblis Yang Rakus Dan Tamak Dengan Duit


 LUBUKLINGGA-Mitrari.com- Diduga lakukan pemerasan terhadap salah seorang kepala sekolah SMA Negeri di Kota  Lubuklinggau, Sumatera Selatan, tiga orang oknum lembaga sosial masyarakat (LSM) Watch Relation of Corruption (WRC) asal Palembang, diamankan tim macan satreskrim Polres Lubuklinggau, Sabtu, kemarin 11/3/2023.

Informasi lapangan menyebutkan kronologis peristiwa terjadi di salah satu kedai makan yang terletak di simpang RCA Jalan Yos Sudarso Kota Lubuklinggau.


Dengan ada nya kejadian penangkapan 3 oknum LSM yang diduga melakukan pemerasan (Kepsek)kepada kepala sekolah, di lubuklinggau oleh tim macan polres lubuklinggau kemarin, Drs.Ahmad Jamaluddin Mpd.yang sering di sapa mang (JAMAL) selaku pemerhati pendidikan sekaligus penggiat anti korupsi merasa sangat prihatin atas kejadian tersebut, 


Namun, sebagai seorang pengawas sekolah dan pemerhati pendidikan Jamaluddin, Mengucapkan terima kasih yang  sebesar besarnya  kepada Bapak Kapolres kota lubuklinggau, karena saya melihat ulah oknum  tersebut sudah sangat meresahkan dan mengganggu aktivitas kerja  teman-teman  kepala sekolah (Khusus SMA/SMK) yang seharus nya tidak mudah  mendapat segala bentuk intimidasi oleh masyarakat sebaimana yang diamanatkan adala  UUD (undang undang) no 14 th 2005 tentang guru dan dosen.


Adapun dampak dari adanya aktivitas yang  dilakukan oleh teman teman oknum LSM yang  "nakal" tersebut, para kepala sekolah menjadi malas dan takut melakukan berbagai upaya inovasi dalam memajukan sekolah mereka yg akan berimbas pada kemajuan dan perkembangan dunia pendikan khususnya dan para peserta didik dan masyarakat luas pada umumnya. 


Lajut Jamal, kenapa saya katakan begitu, akibat dari ulah oknum "LSM NAKAL" tersebut para kepala sekolah yang  diberikan amana untuk mengelola dana untuk kemajuan pendidikan baik berupa dana rutin semisal dana bos, dana komite serta dana dana  yang  dikucurkan oleh dinas pendikan, mereka menjadi takut untuk mengelola dana tersebut. "Benar bahwa seperti apa yg sering didengungkan jika bersih kenapa harus risih".


Tapi yang  perlu disikapi juga bahwa kemampuan menejerial dan mental masing masing kepala sekolah tersebut sangat berbeda, kepala sekolah bukanlah malaikat yang  suci tanpa dosa, dan saya berani meyakinkan bahwa teman teman kepala sekolah juga bukanya "iblis" yang  rakus dan tamak dengan  duit.


 Yakinlah bahwa mereka sudah dibekali rasa welas asih dan ilmu yang  mumpuni untuk tidak begitu rakus dalam mencari nafkah dan mengelola dana yang diamanahkan kepada mereka. bisa dibayang kan jika hal itu menimpa kepada para kepala sekolah yang "bermental lemah" yang  tak mau pusing ber urusan dan bersinggungan dengan aparat penegak hukum akibat dari "moop" an dari teman teman oknum "LSM Lemaga Suadaya Masyrakat,  tersebut. 


Sehingga mereka akan masa bodoh dan takut berinovasi untuk kemajuan sekolah, yang akibatnya tentu saja sangat buruk dan berdampak luas terhadap tumbuh kembangnya pendidikan.


Oleh sebab itu sekali lagi saya pribadi mengucapkan terima kasih yang  sebesar besar nya kepada pihak kapolres kota lubuklinggau beserta jajarannya yang telah melakukan operasi tankap tangan (OTT) tersebut, dan dalam waktu yang dekat, saya Jamaluddin, Selaku pengawas sekolah dan pemerhati pendidikan akan mengajak para kepala sekolah untuk menyusun langkah sekaligus menginventarisir beberapa nama nama "oknum lsm dan lainya, yang selama ini memang kelakuan mereka sudah sangat meresahkan di kalangan pendidik di MLM ini, dan menyampaikan ke pihak berwenang agar dilakukan tindakan yang  terarah dan terukur demi kemajuan dunia pendidikan khususnya di MLM ini.


Sekaligus menghimbau agar pihak APH untuk tidak mudah menerima berbagai bentuk pengaduan yang tanpa didukung dengan bukti petunjuk yang jelas alias (surat cinta) dari kawan LSM  yang di lapangan. 


 Drs.Ahmad Jamaluddin Mpd, selaku pengawas berharap untuk  para atasan langsung dari teman temann kepala sekolah agar jangan pula terlalu mudah dan menelan mentah mentah setiap berita yang disampai kepada bapak bapak yang  terhormat. lakukan ricek dan kroscek terlebih dahulu ke yang bersangkutan agar kawan kawan  kepala sekolah tidak merasa mendapat tambahan tekanan, terutama kepada pihak inspektorat yang seharus nya bertugas melakukan pembinaan kepada ASN dilingkungan nya. dan yang lebih penting, jangan justeru menjalin koloborasi dengan oknum nakal tersebut,


 "Sebab saya mencium adanya upaya kolaborasi tersebut dengan tujuan bermacam macam...terutama berupaya menarik keranah politik para kepala sekolah tersebut.

jika para kepala sekolah tersebut memang terindikasi "nakal", beri sangsi yg tegas, misalnya berupa pencopotan dari jabatannya, dan beri kesempatan rekan rekan guru yang lain, yang memang berkeinginan untuk memajukan sekolah.uncap..(mitra)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler