Kapolres musirawas,Menjelaskan Tujuan Simulasi Sispamkota Salah Satu Bentuk Pengamanan Saat Pemilu 2024

 


MUSI RAWAS-mitrari.com-Aksi anarkis hingga terjadi musibah tertembaknya dua massa demonstransi tepat didada sebelah kanan, oleh senjata, Batalyon B Pelopor Petanang Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan (Sumsel), terpaksa dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, terjadi diwilayah hukum Polres Musi Rawas (Mura).


Pelepasan tembakan tearah tersebut, terpaksa dilakukan aparat kepolisian, walaupun, sebelumnya sempat dilakukan upaya negosiator Polsek Muara Beliti, dilanjutkan menurunkan personel Polwan dan Dalmas Polres Mura.


Tidak sampai disitu, Polres Mura dan Brimob Petanang, juga menerjunkan dua unit Water Cannon, disertai tembakan gas air mata, untuk membubarkan massa, namun tidak membuakan hasil, melainkan massa semakin menjadi-jadi, dengan saling dorong, lempar-melempar, adu jotos, pukul-memukul, menaiki Water Cannon, hingga melakukan pembakaran ban serta membakar warung milik warga.


Aksi yang sempat heboh dan mencekam tersebut terjadi lantaran salah satu bentuk protes massa terhadap indikasi dugaan kecurangan yang dituduhkan terjadi dalam tahapan Pemilu 2024.


Setelah diikuti dari awal hingga akhir, ternyata, hal tersebut merupakan rangkaian pelaksanaan Simulasi Sispamkota Polres Mura, Ops Mantap Brata 2023, Dalam Rangka Pengamanan Pemilu di Kabupaten Mura, yang dipusatkan di Taman Beregam, Pusat Perkantoran Agropolitan Center Pemkab Mura, sekitar pukul 08.00 WIB, Senin (16/10/2023).


Hadir dalam pelaksanaan Simulasi Sispamkota Polres Mura, Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo SIK, MH didampingi Wakapolres, Kompol M Harsono SH, Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti Burlian, Pabung Mura, Mayor Cpm Abdul Wahab, Danyon Satuan Brimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano, SKM, Ketua Bawaslu Mura, Yeni Kartini dan Ketua KPU Mura, Wahyu Hidayat Setiadi, beserta PJU Polres Mura, Kapolsek Jajaran hingga Kepala OPD terkait.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo SIK, MH didampingi Wakapolres, Kompol M Harsono SH dan Pabung Mura, Mayor Cpm Abdul Wahab, saat dimintai keterangan usai pelaksanaan Simulasi Sispamkota Polres Mura, Ops Mantap Brata 2023, mengatakan bahwa hari ini kami Polres Mura, beserta unsur Forkompinda serta penyelenggara Pemilu 2024, yakni KPU Mura dan Bawaslu Mura, bersama-sama pelaksanaan Simulasi Sispamkota Polres Mura, Ops Mantap Brata 2023, Dalam Rangka Pengamanan Pemilu di Kabupaten Mura.


"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengamanan saat pelaksanaan Pemilu 2024,  tentunya ada simulasi-simulasi yang diperagakan oleh unsur-unsur Polri, Polres Mura, TNI, Kodim 0406 Lubuklinggau, Pemda Mura, Brimob serta KPU Mura dan Bawaslu Mura," kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, tujuan dari pelaksanaan Simulasi Sispamkota Polres Mura, untuk meningkatkan kesiapsiagaan bagi kita semuanya (Polres Mura, Kodim 0406 Lubuklinggau, Pemda Mura, Brimob serta KPU Mura dan Bawaslu Mura), dalam menghadapi situasi yang akan terjadi apabila ada tindakan ataupun protes dari massa.


"Selain itu, berharap semoga kegiatan ini dilakukan dengan penuh semangat dan berharap kepada seluruh rekan-rekan yang akan melakukan kegiatan ini untuk melakukan instruksi serta tindakan dengan SOP, sehingga bisa melaksanakan dengan aman, damai, tertib dan sejuk," jelas perwira berpangkat melati dua ini.


Lebih lanjut, Kapolres Mura, sedikit ada lebih kurang 500 personel gabungan, meliputi Polres Mura, Brimob, TNI dan Pemda Mura meliputi dinas terkait, tentunya kami berharap kepada seluruh masyarakat terutama dari pada kontestan yang akan mengikuti kegiatan perhelatan akbar (Pemilu 2024).


"Silahkan bersama-sama menikmati, merayakan kegiatan pesta rakyat (Pemilu 2024), ini dengan penuh kegembiraan dan, kami juga berharap dan menghimbau agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu situasi kamtibmas, di wilayah hukum Polres Mura," tutur AKBP Danu sapaanya.(mitra/*) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler