MUSI RAWAS-mitrari.com- Serangan beruang liar terhadap warga Desa Ciptodadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, kembali terjadi dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pemerintah desa pun mendesak Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan (BKSDA Sumsel) segera turun tangan.
Kepala Desa Ciptodadi, Edi Wahyudi, mengaku sangat prihatin atas musibah yang menimpa salah satu warganya bernama Junaidi (48), korban serangan beruang liar saat bekerja di kebun.
“Ini sudah ketiga kalinya kejadian seperti ini terjadi. Kami berharap pihak BKSDA Sumsel segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Edi Wahyudi, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, pemerintah desa bersama Camat Sukakarya dan Ketua BPD Ciptodadi telah menjenguk korban di RS Sobirin Muara Beliti pada Minggu (17/5/2026).
Saat melihat langsung kondisi korban di rumah sakit, Edi mengaku cukup prihatin karena luka yang dialami korban cukup serius.
“Lukanya cukup parah, ada luka di bagian kepala dan bahu sebelah kiri,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kebun maupun di kawasan yang berdekatan dengan hutan. Warga diminta tidak pergi sendirian demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Saya berharap masyarakat lebih berhati-hati saat ke kebun. Kalau bisa jangan sendirian, harus ada teman karena hewan tersebut masih berkeliaran di dalam hutan,” ungkapnya.
Selain itu, Kepala Desa Ciptodadi turut memberikan dukungan moril kepada keluarga korban agar tetap tabah menghadapi cobaan tersebut.
“Untuk keluarga korban mohon bersabar. Kami dari pemerintah desa mendoakan yang terbaik agar korban cepat sembuh dan bisa beraktivitas kembali,” tambahnya.
Pasca kejadian, aparat gabungan juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kegiatan tersebut melibatkan pihak Polres Musi Rawas, pemerintah kecamatan, Koramil, perangkat desa, hingga masyarakat setempat.(mitra)
